BI Tebar Jamu Manis Bagi Perbankan, Apa Manfaatnya?

BI Tebar Jamu Manis Bagi Perbankan, Apa Manfaatnya?

Jakarta, CNBC Indonesia- Bank Indonesia melakukan penajaman stimulus kebijakan makroprudensial guna mendukung pertumbuhan ekonomi domestik melalui kenaikan insentif likuiditas bagi penyaluran kredit yang dilakukan perbankan menjadi 4% dari semula 2,8%.

BI juga menetapkan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) melalui pengurangan giro di Bank Indonesia dalam rangka pemenuhan GWM dalam Rupiah yang wajib dipenuhi secara rata-rata.

Seperti apa dampak insentif likuiditas BI terhadap perbankan? Selengkapnya simak dialog Anneke Wijaya dengan Head of Macroeconomic & Financial Market Research Bank Mandiri, Dian Ayu Yustina dalam Power Lunch,CNBCIndonesia (Rabu, 26/07/2023)

Saksikan live streaming program-program CNBC Indonesia TV lainnya di sini


Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *