Jokowi Klaim 96 Persen Masyarakat Indonesia Percaya kepada Tuhan

Jokowi Klaim 96 Persen Masyarakat Indonesia Percaya kepada Tuhan

TEMPO.CO, Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengklaim 96 persen masyarakat Indonesia percaya kepada Tuhan. Hal ini Jokowi sampaikan saat mengikuti acara Zikir dan Doa Kebangsaan 78 Tahun Indonesia Merdeka di halaman Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa malam, 1 Agustus 2023. 

Acara zikir tersebut diikuti oleh beberpa menteri di Kabinet Indonesia Maju serta ratusan santri dari berbagai pondok pesantren.

“Saya pernah baca ini di sebuah berita, berdasarkan survei internasional. Ini yang survei bukan orang Indonesia, tapi orang internasional. Yang saya baca 96 persen masyarakat Indonesia percaya terhadap Tuhan,” ujar Jokowi.

Menurut Jokowi angka tersebut merupakan yang tertinggi di dunia alias di atas rata-rata negara Eropa, Amerika, bahkan Timur Tengah. Contohnya di Turki, Jokowi menyebut angka kepercayaan kepada Tuhan hanya 75 persen.

“Ini menjadi salah satu modal kuat kita sebagai sebuah bangsa, karena kepercayaan kita kepada Allah subhanahu wataala, adalah hal yang sangat penting agar manusia punya moral dan tata nilai yang baik dan punya kekuatan dalam menghadapi berbagai masalah yang ada,” ujar Jokowi. 

Jokowi menyebut masalah yang akan dihadapi oleh masyarakat Indonesia ke depannya akan semakin kompleks dan semakin banyak. Dengan kepercayaan kepada Tuhan, Jokowi menyebut masyarakat Indonesia jadi memiliki kompas dalam hidup. 

Iklan

Dengan percaya kepada Tuhan, Jokowi yakin manusia bakal menjaga hubungan baik dengan Tuhan dan saling tolong sesama manusia. 

Dari penelusuran yang Tempo lakukan, klaim Jokowi tersebut mirip dengan hasil penelitian lembaga studi Pew Research Center. Lembaga itu melakukan penelitian pada tahun 2019 dengan menanyakan kepada 38.426 orang di 34 negara.

Hasilnya, 96 persen masyarakat menganggap agama merupakan hal penting dan dua persen lainnya menganggap tidak. Angka tersebut mirip dengan Filipina dan Kenya dengan perolehan 95 persen.

Pilihan Editor: Kejagung Tegaskan Pemeriksaan Airlangga Hartarto dan Muhammad Lutfi Bukan Pesanan



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *